KH. Muhammad Amir adalah Ulama' sentral dan Mustasyar pertama Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Pekalongan yang berasal dari Lumpur, Brebes . Beliau adalah putra KH Idris bin Soleh, salah satu murid Syekh Abu Bakar Syatha' dan juga pendiri PP. Lumpur, Losari, Brebes. Ibunya bernama Ny. Hj. Soimah binti Murtasim (kakak dari KH Sa'id Gedongan). Biografi Ringkas Lahir : 1294 H / 1875 M di Lumpur, Limbangan, Losari, Brebes (sebagian sumber menyebut Desa Mundu, Cirebon). Nama Kecil : Muhammad Amir. Orang Tua : Pasangan KH Idris dan Nyai Soimah. Istri : Nyai Sukaenah binti Sa'id (Gedongan). Ny. Sa'adah binti Amin (Bendakerep). Nyai Zahra binti Mbah Soleh Darat. Nyai Sa'diyah binti Sulaiman (Semarang). Wafat : Selasa, 8 Rabiul Akhir 1357 H / 7 Juni 1938 M. Makam : Kompleks pemakaman di Desa Banyurip, Pekalongan (persis di depan Masjid Jami' Banyurip Ageng). Perjalanan Ilmu dan Dakwah Menimba Ilmu : Belajar dasar agama dari ibundanya, lalu menimba...
Tokoh Majapahit Paling Berpengaruh dalam Prasasti Waringin Pitu 1447 M 18 Juli 2014 08:39 | Diperbarui: 18 Juni 2015 06:00 Bergelar Sri Maharaja Wijaya Parakrama Wardhana adalah Maharaja Majapahit yang bertahta tahun 1447M-1451M. Merupakan putra bungsu pasangan raja Majapahit Aji Wikramawardhana dan permaisuri Kusumawardhani. Memiliki tiga saudara kandung, Sang Hyang Wekasing Sukha Dyah Rajasakusuma, Brhe Tumapel II Manggalawardhana, dan Maharani Suhita. Sebelum memanjat tahta menggantikan Maharani Suhita pada tahun 1447M, Sri Maharaja menempati keraton Tumapel sebagai Brhe Tumapel III menggantikan kakaknya, Manggalawardhana. Sri maharaja Wijaya Parakrama Wardhana memiliki permaisuri bernama ratu Daha Jayawardhani dyah Jayeswari. Memiliki tiga putra yaitu Rajasa Wardhana dyah Wijayakumara atau Sang Sinagara, Girisa Wardhana dyah Suryawikrama, dan Singa Wikrama Wardhana dyah Sura Prabawa. Di tahun pertama bertahta, Sri Maharaja Wijaya Para...